Perjalanan Dari Bisnis Okin & Hendy Dari Kemitraan-Saling Gugat telah resmi berakhir secara baik-baik. Hubungan profesional yang telah terjalin sejak tahun 2019 dalam lingkup bisnis kuliner kini ditutup dengan kesepakatan damai yang dicapai menjelang pertengahan bulan suci Ramadhan 2025.
Kedua pihak sebelumnya menjalin kerja sama dalam mengembangkan usaha rumah makan berbasis olahan ikan, yang dikenal dengan nama “Ngikan Yuk.” Dalam struktur kepemilikan perusahaan tersebut, masing-masing dari Okin, Hendy, dan satu rekan lainnya memiliki porsi kepemilikan saham yang setara, yakni sebesar 33,33 persen. Seiring berjalannya waktu, hubungan bisnis mereka mengalami dinamika yang cukup kompleks dan sempat berujung pada langkah hukum.
Perselisihan mulai mencuat ke publik pada awal Februari 2025 ketika Okin menyampaikan kepada media bahwa dirinya telah mengajukan laporan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) atas dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang ditujukan kepada Hendy Setiono. Namun, laporan tersebut rupanya dibalas dengan gugatan perdata oleh pihak Hendy.
Perjalanan Dari Bisnis Okin Dan Hendy
Dalam pernyataannya melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @okintph, Okin menyatakan kekecewaannya terhadap tanggapan balik dari Hendy, yang menurutnya tidak selaras dengan pendekatan damai.
Okin menuturkan bahwa dirinya telah meminta transparansi dalam pengelolaan keuangan perusahaan, khususnya dengan meminta salinan laporan rekening koran dari tahun 2021 hingga 2022. Namun, permintaan tersebut hanya dijawab dengan penyerahan dokumen dalam format Excel, yang menurutnya tidak cukup kredibel sebagai laporan keuangan formal.
Situasi ini menjadi salah satu faktor yang mendorong Okin untuk mengambil jalur hukum demi memperoleh kejelasan atas hak-haknya sebagai pemegang saham.
Setelah melalui proses yang cukup menegangkan, keduanya akhirnya memilih jalur damai. Dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di salah satu restoran di Jakarta, Hendy Setiono dan Okin berdiskusi secara langsung dan menyampaikan itikad baik untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung beberapa waktu tersebut.
Pertemuan itu disambut hangat oleh publik, terlebih karena dilaksanakan pada bulan Ramadhan, yang kerap dijadikan momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan memperbaiki hubungan antar sesama.
Dalam keterangan resminya yang disampaikan pada Kamis, 27 Maret 2025, Hendy Setiono mengungkapkan rasa leganya atas tercapainya perdamaian dengan rekan bisnisnya tersebut. Ia menyatakan keyakinannya bahwa setiap persoalan dapat diselesaikan secara baik melalui dialog dan komunikasi yang terbuka.
“Saya selalu memegang prinsip bahwa setiap tantangan dalam hidup, termasuk dalam dunia usaha, dapat diatasi dengan kepala dingin dan niat baik. Bulan Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk merenung dan mengambil langkah yang lebih bijak.
Dari Kemitraan-Saling Gugat
Tidak ada gunanya mempertahankan konflik yang berkepanjangan, lebih baik kita saling mendukung dan memfokuskan energi kita pada masa depan,” ujar Hendy melalui siaran pers.
Senada dengan Hendy, Okin pun menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasihnya atas kemitraan yang telah mereka bangun bersama selama lima tahun terakhir.
Dalam video yang diunggah oleh Hendy di akun Instagram resminya, Okin terlihat berdiri di samping Hendy dan menyatakan harapannya agar segala urusan dapat segera diselesaikan dengan baik.
“Terima kasih juga kepada Mas Hendy, akhirnya kita bisa bertemu dan berbicara langsung. Semoga semuanya berjalan lancar hingga tuntas,” ujar Okin dalam rekaman tersebut.
Sebagai bagian dari kesepakatan damai, keduanya sepakat untuk mencabut laporan hukum yang telah mereka ajukan terhadap satu sama lain. Selain itu, berdasarkan hasil kesepakatan tersebut, pengelolaan usaha kuliner “Ngikan Yuk” akan sepenuhnya diserahkan kepada Hendy Setiono. Dengan demikian, Okin tidak lagi terlibat secara langsung dalam pengelolaan maupun kepemilikan usaha tersebut.
Keputusan ini pun disambut positif oleh publik, termasuk para pengamat bisnis yang menilai bahwa penyelesaian damai merupakan langkah yang bijak dalam menyelesaikan konflik bisnis, terutama apabila menyangkut reputasi dan kerja sama jangka panjang.
Baca Juga : Perkuat Pondasi Bisnis Perkebunan, Program Ketahanan Pangan
Dalam dunia usaha, konflik antara rekan bisnis bukanlah hal yang asing. Namun, kemampuan untuk menyelesaikannya dengan cara-cara yang elegan menjadi cerminan profesionalisme para pelaku usaha.
Sementara itu, Okin juga menyampaikan bahwa selama lima tahun menjalani kerja sama bisnis dengan Hendy, dirinya banyak memperoleh pelajaran berharga mengenai dunia kewirausahaan.
Ia menilai bahwa pengalaman tersebut, meskipun tidak selalu mulus, telah memberikan wawasan baru baginya, terutama dalam hal pengelolaan bisnis dan pentingnya akuntabilitas dalam kerja sama profesional.
Publikasi rekonsiliasi keduanya juga mendapat tanggapan dari rekan-rekan selebritas serta warganet, yang umumnya menyambut baik keputusan damai tersebut. Dalam sejumlah kolom komentar di media sosial, warganet memuji kedewasaan kedua pihak dalam menyelesaikan konflik dan menghindari perpanjangan sengketa yang berpotensi merugikan keduanya.